Selasa, 04 Oktober 2011

Arti Penting Kasih Sayang


           Terlihat sebuah rumah gubuk yang tua di sudut pedesaan kota. Terhalang oleh sebuah pagar putih kusam yang terlihat sudah cukup lama tidak di cat kembali.tinggalah seorang nenek tua di gubuk itu bersama cucu kesayangannya phily panggilan kesayangan dari nenek itu untuknya. Kedua orangtua phily meninggal dunia karena mengalami kecelakaan tragis sebuah pesawat beberapa tahun yang lalu. Dari mulai sejak kecil phily tinggal bersama nyonya sunny atau neneknya sendiri. Mereka hanya tinggal berdua saja di gubuk tua yang berwarnakan warna hijau daun yang kini mulai terlihat kusam dan kotor. Suami nyonya sunny entah kemana perginya setelah mengetahui fonis dokter bahwa nyonya sunny memiliki penyakit jantung yang minim untuk kesembuhannya dan membutuhkan biaya operasi yang cukup besar. Setelah itu suami nyonya sunny pergi dn sampai saat ini belum juga kembali ke rumah. Akhirnya hanya nyonya sunny dan phily yang bertahan di gubuk tua itu.
            Waktu terasa cepat berlalu dan kini philly sudah beranjak dewasa menjadi gadis yang cantik dan anggun percis seperti ibunya dulu saat remaja. Philly kini sedang menjalankan study di sebuah universitas ternama di kota karena dia mendapatkan beasiswa saat SMA dulu. Nenek sunny merawat philly dengan baik sehingga dia kini menjadi gadis yang pintar dan cerdas. Setiap harinya nenek sunny selalu bercerita pengalaman-pengalamannya, menceritakan tentang ibunya dan itu semua menjadikan motivasi untuk philly supaya bisa menjadi nenek dan ibunya serta dia ingin membuat neneknya bahagia di masa tuanya. Selasa pagi philly berpamitan kepada nenek sunny untuk berangkat kuliah. Hal yang berbeda philly rasakan saat melihat wajah nenek terlihat lebih cerah dan cantik. melihat senyuman manisnya membuat philly enggan mengalihkan tatapannya dari wajah nenek sunny. Berbalutkan baju berwarna putih dan dihias dengan sedikit warna gold membuat nenek sunny terlihat lebih muda. Bunga mawar berwarna putih sudah tertata rapih di atas meja makan pagi itu . terlihat banyak sekali hidangan makanan kesukaan philly. Setelah selesai sarapan, philly berangkat kuliah dan mencium kening serta pipi nenek sunny, tiidak biasannya philly melakukan itu.
            Seharian philly berada d universitas, pukul 3 sore philly pulang ke rumah dengan perasaan rindu kepada nenek sunny. Pintu tidak terkunci. Wangi bunga mawar yang nenek sunny susun tadi pagi masih menyengat d sekitar ruangan depan. Sepi ,, sunyi,, tidak terdengar suara celotehan nenek yang menyuruh philly untuk mengambil roti dan selai kacang kesukaan nenek sunny. Philly bergegas melangkah menuju kamar nenek sunny, terlihat nenek sunny yang sedang tertidur di atas ranjang dengan senyuman di bibirnya yang sangat cantik menunjukan kebahagiaan yang mendalam yang dia rasakan. Philly memegang tangan nenek sunny, dia terkejut dengan kulit lembut nenek sunny yang terasa sangatlah dingin , dia memegang leher nenek sunny. Tidak ada denyut nadi di lehernya. Dia memandang wajah nenek sunny dan merasa tak percaya. Nenek sunny kini meninggal dunia, dia telah pergi jauh bersama ayah dan ibunya d surga. Hati philly tak terima , jeritan dalam hatinya semakin keras melihat wajah nenek sunny yang merawatnya sejak kecil hingga sekarang.pepatah darinya, semangatnya, senyumannya masih terasa ada di dalam pikiran philly, philly tak sanggup menahan air matanya. Menangis dalam pelukan nenek sunny untuk terakhir kalinya adalah hal yang paling pahit dalam hidup philly. Pertanyaan dalam hatinya “mengapa Tuhan menjemput semua orang yang philly sayang?”. Entah pada siapa lgi philly harus mengadu, entah pada siapa lagi kini philly harus bersandar saat dia merasakan kerinduan pada kedua orang tuanya. Philly kini hanya bisa menangis.
            Setelah nenek sunny meninggal, kini hanya philly yang menempati rumah tua ini. kehadiran nenek sunny yang membuat rumah ini terasa indah dan hangat kini telah tiada. Betapa philly merasa sangat terpuruk dengan kejadian ini semua. Philly tak sanggup untuk hidup sendiri tanpa dukungan siapa pun d sisinya kini. Philly butuh kehangatan kasih sayang seseorang. Semua hal itu berhasil membuat philly terparuk dan entah kapan dia bisa bangkit kembali. Kuliah philly pun entah bagaimana lagi kelanjutannya, philly merasa tidak bersemangat untuk melanjutkan kuliahnya.merasa bosan dan suntuk berada di rumah , philly memutuskan untuk pergi ke taman di kota untuk sedikit melepaskan beban dalam pikirannya. Celana jins berwarna hitam dan jaket parasit berwarna ungu yang temani dia hari itu. dengan sebuah buku catatan berwarna biru muda yang philly dapat dari nenek sunny dulu. Berjalan dengan penuh tatapan kosong , philly merasakan kehampaan yang sangat mendalam saat ini. disaat philly menuju taman , terlihat seorang kake kake tua yang terlihat sedang kesusahan oleh barang0barang bawaannya. Philly mendekati lelaki tua itu lalu membantunya memasukan barang-barang k dalam mobil .
            “terimakasih nhak.. kau sungguh sempurna. Kau baik dan cantik” dengan tersenyum kake itu kepada philly
            “iya kake, sama-sama. Apa ada lagi barang yang lain yang bisa aku ambilkan?”
            “tidak ada nhak .. siapa namamu gadis cantik”
            “nama panggilanku phiily ke.”
            “oh iya philly.. nama yang cantik .. bagaimana kalau kau ikut dengan ku untuk mengobrol, sepertinya kau sedang bersedih. Apa kau keberatan?”
            “tidak kek tentu saya tidak keberatan. Tapi apa saya boleh untuk datang ke rumah kake?”
            “tidak akan ada yang melarang gadis decantik kamu untuk datang ke rumah ku nhak .. ayo sepertinya sudah mulai mendung dan sepertinya hendak turun hujan. Ayo masuk k dalam mobilku nhak”
            Akhirnya philly pun ikut dengan seorang kake tua yang baru dia kenalnya di taman sore itu. philly merasa aneh. Tidak biasanya dia bisa seakrab ini dengan seseorang yang baru dia kenal. Dia merasakan hal yang berbeda saat bertemu dengan kake itu. kesedihannya karena ditinggalkan oleh nenek sunny tidak terlalu berat dia rasakan. Dia merasa nyaman saat bersama kake tua yang dia tidak tau namanya itu. perjalanan yang cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu itu membuat philly tertidur di mobil mewah milik kake itu.
            “philly ,, ayo bangun nhak. Kita sudah sampai” sambil mengguncang badan philly, kake membangunkannya
            Masih dalam keadaan setengah terbangun dari tidurnya, philly keluar dari mobil. dia terkejut melihat rumah yang besar bak istana kerajaan di suatu negeri dongeng. Kake itu seseorang yang kaya raya. Disana philly tertegun melihat rumah kake tua itu. dia membayangkan suatu hal. Andaikan philly bisa membelikan rumah sebesar ini untuk nenek sunny mungkin dia akan merasakan kebahagiaan di masa tuanya sebelum dia menemui tuhan di surga. Tak sadar, philly meneteskan air mata mengingat penyesalannya karena tak memberikan waktu yang terindah di saat-saat terakhir nenek sunny
            “apa kau baik-baik saja philly? Sepertinya kau menangis.”kake menegur philly
            “oh iya kek , aku tak apa-apa.” Philly memberikan senyum manisnya dan menghapus air mata yang ada di pipinya
            “rumah kake besar sekali. Pasti bahagia memiliki rumah sebesar ini. berbeda jauh dengan rumahku yang hanyalah sebuah gubuk tua kecil yang pengaph.”
            Kake hanya tersenyum melihat celotehan philly yang bagaikan sesosok anak kecil yang melihat rumah mainan besar. Kake mengajak philly  untuk masuk ke dalam rumahnya. Terlihat di depan pintu terdapat papan kayu yang bertuliskan “Mr.Stuard jounsan”. Oh kake tua itu ternyata bernama Stuard. Sepertinya kake ini juga campuran antara inggris dan jepang. Pintu depan yang besar berwarna coklat classic yang membuat rumah ini terlihat mewah meskipun belum melihat ke dalamnya. Di dalam banyak interior-interior serta barang-barang mewah yang bisa membuat mata ini tak bosan bosannya untuk menjelajah semua sudut-sudut rumah kake ini. kake mengajak ku ke sebuah ruangan yang sepertinya digunakan sebagai ruangan keluarga. Ruangan ini membuat ku merasa nyaman dan tak ingin pergi dari ruangan itu. tidak lama terdengar keras suara seseorang yang menutup pintu. Nada derap langkah kakinya membuat kake stuard berdiri dari tempat duduknya.
            “darimana saja kau kake tua?” dengan tatapan kasarnya pria itu bertanya pada kake.
            “Apa dulu aku tak mengajarkanmu sebuah kesopanan tuan? Kau tak mengerti kata pemirsi atau pun tak mengerti berbicara dengan nada yang pelan? Aku tadi pergi ke taman untuk menghilangkan beban ku karena mengurusmu. Lalu aku bertemu dengan seorang gadis cantik dan baik yang membantuku. Andai dia cucu kandungku. Dan bukan dirimu cucuku”
            “haha .. siapa yang mau menjadi cucu seorang kake tua bangka sepertimu tuan Stuard Jounsan?? Tentu saja aku tidak. Silahkan lanjutkan obrolanmu dengan gadis cantikmu itu.!”

            philly hanya bisa menatap dengan wajah kesal kepada pria berwajah sombong dan keras kepala itu. apa dia tidak memiliki hati dan perasaan? Betpa kejamnya dia berkata kasar kepada kake stuard yang sudah mngurusnya.
            “kake.. kau baik-baik saja?”
            “aku tentu baik-baik saja philly. Ini sudah menjadi santapan ku setiap harinya. Kau tak perlu khawatir. Philly, apa ada yang mau kau ceritakan padaku. Sepertinya kecerahan wajahmu tertutup oleh sesuatu yang membuatmu sedih. Benarkah itu nhak?”
            “iya kek, aku sedang bersedih. Nenek ku yang sudah mengurus ku sejak kecil. Selasa lalu meninggal dunia, dia terkena penyakit jantung yang cukup parah. Kini aku merasakan kesepian dan merasa tak ada yang menyayangiku lagi.”
            “kedua orang tua mu kemana philly?”
            “kedua orang tua ku sudah meninggal arena kecelakaan tragis sebuah pesawat beberapa tahun yang lalu. Aku kehilangan semua orang-orang yang aku sayang kek.”
            philly melihat foto-foto yang terpampang di atas sebuah tungku dan philly pun terus menceritakan kejadian yang sedang philly alami. Tiba-tiba philly terpaku melihat suatu foto  seorang gadis dalam rangkulan tangan kake stuard yang mesra di sebuah kursi taman. Gadis itu menyunggingkan senyum yang manis dan menunjukkan perasaan nyaman berada di sisi kake stuard. Wanita cantik itu adalah nenek sunny. philly masih ingat bagaimana wajah nenek sunny saat muda karena nenek sunny pernah menunjukkan beberapa fotonya dulu. Apa kake tua yang sedang duduk di belakang philly adalah kake kandungnya. Yang meninggalkan philly dan nenek sunny di saat dalam keadaan yang menyeramkan untuk setiap orang yang mendengarnya. philly benci sekali dengan suami nenek sunny yang tega meninggalkan nenek sunny hanya karena nenek sunny mengidap penyakit jantung. Philly membalikkan badan dan bertanya pada kake stuard.
            “ke, siapa gadis yang kau rangkul di dalam foto ini?”
            Kake mulai menghampiriku dan mencoba melihat foto yang aku tanyakan padanya.
            “oh ini sunny. Dia dulu adalah istriku. Dulu aku meninggalakannya karena mengetahui dia memiliki penyakit jantung”
            “betapa tega kau meninggalkannya sendirian sedangkan kau bersenang-senang, nenek sunny itu nenek ku yang merawat aku dari kecil. Sejak kecil hingga kini dewasa aku membencimu tuan stuarddd”
            Aku lari pergi dan ingin menjauh dari dia. Aku benci padanya tuhan , jauhkan dia dari hidupku. Tapi ketika philly hendak keluar dari ruangan hangat yang dihias senyaman mungkin , kake stuard menarik tangannya dan memberikan tatapan agar philly diam sejenak dan mendengarkan penjelasan darinya.
            “apa sunny sudah benar-benar meninggal philly?” dengan nada yang lemah kake stuard bertanya pada philly. Dengan berlinangan air mta philly menjawab pertanyaan kake.
            “iya ke, selasa lalu nenek sunny meninggal. Dia pergi bersama ayah dan ibu di surga. Di saat dia pergi dia memberikan senyuman terakhuirnya yang manis sekali, dia berikan ku pelukan hangat yang kini aku tak bisa lagi rasakan lagi. Aku sungguh menyayangi mereka ke. Tapi mereka kini tinggalkan aku”
            Kake stuard terrenyuh mendengar cerita philly lalu kake memeluk philly dan membiarkan philly membasahi sweaternya dengan air mata philly.
            “oh maafkan aku cucuku. Dulu aku meninggalkanmu dan sunny karena aku tak kuasa untuk kehilangan sunny kelak nanti. Aku sangat menyayanginya maka aku memutuskan untuk pergi. Maafkan aku nhak”
            Setelah philly mengetahui bahwa tuan stuard adalah kakenya maka kakenya pun meminta philly untuk tinggal bersama kake stuard dan cucu angkatnya , ronald jounsan. Beberapa minggu philly tinggal di rumah mewah itu. philly sering melihat ronald dan kake stuard bertengkar. Masalah kecil pun di besar0besarkan oleh mereka. Rumah ini bak neraka untuk philly. Philly merasa puas karena keinginannya semua bisa dipenuhi oleh kake stuard secara ekonomi. Tapi secara perasaan dan kasih sayang, kake stuard tidak bisa memenuhinya sama seperti nenek sunny. Philly hanya bisa bersabar dan menanti semoga kake stuard mengerti apa yang di inginkan philly sebenarnya.
            Bisnis yang dijalani dan dibangun kakae stuard bersama ronald kini semakin menurun dan bahkan bangkrut. Rumah dan semua harta kake stuard di sita karena menumpuknya hutang kepada sebuah perusahaab. Akhirnya philly mengajak kake stuard dan ronald untuk tinggal di gubuk kecilnya dulu saat bersama nenek sunny.
            Kaki philly melangkah perlahan dan sedih melihat keadaan rumah kenangannya bersama nenek philly kiini tak terawat dan terlihat menyeramkan. Philly membuka pagar putih yang kini dilapisi dengan debu yang sangat tebal. Kake stuard dan ronald terkejut melihat keadaan rumah philly yang sangat mengenaskan. Kunci rumah yang diberikan hiasan gantungan pohon natal yang nenek sunny beli untuk phily masih terlihat baru dan antik. Pintu terbuka dengan suara decitan yang sangat keras karena karat yang kini semakin meluas.tercium wangi harum mawar yang masih tetap hidup di sebuah vas bunga. Aneh. Bunga itu tetap hidup dan bahkan semakin indah. Semua kenangan-kenangan nenek sunny bersama philly masih teringat di pikiran philly. Philly, kake stuard dan ronald mulai membersihkan ruangan-ruangan di dalam rumah dan taman belakang rumah philly. Beberapa bulan mereka tinggal di sana dan membuat rumah itu hangat kembali dengan penuh kasih sayang.gubuk tua membuat banyak perubahan diantara mereka. Kini ronald tidak manja dan kasar lagi setelah mendengar ceritaku saat bersama nenek sunny. Kake stuard pun sering mengunjungi nenek sunny dengan membawakan mawar putih kesukaan nenek sunny. Philly kini mengerti tentang kehidupan ini. hidup tak bermakna jika hanya di isi dengan harta tapi jika kita mengisi semua dengan tulus kasih sayang hidup terasa hangat dan berarti adanya.
            “nenek sunny... terimakasih kau telah merawat ku sejak kecil. Tunggu aku di surga nek.. aku akan menemuimu, ayah , dan ibu di sana. Aku merasakan kehangatan di rumah bersama kake stuard dan ronald. Semoga kau bisa melihatnya dan tersenyum di surga. Aku menyayangimu nek”
            Philly mendekap nisan nenek sunny sambil tersenyum bahagia.

1 komentar: