Terlihat
sebuah rumah gubuk yang tua di sudut pedesaan kota. Terhalang oleh sebuah pagar
putih kusam yang terlihat sudah cukup lama tidak di cat kembali.tinggalah
seorang nenek tua di gubuk itu bersama cucu kesayangannya phily panggilan
kesayangan dari nenek itu untuknya. Kedua orangtua phily meninggal dunia karena
mengalami kecelakaan tragis sebuah pesawat beberapa tahun yang lalu. Dari mulai
sejak kecil phily tinggal bersama nyonya sunny atau neneknya sendiri. Mereka
hanya tinggal berdua saja di gubuk tua yang berwarnakan warna hijau daun yang
kini mulai terlihat kusam dan kotor. Suami nyonya sunny entah kemana perginya
setelah mengetahui fonis dokter bahwa nyonya sunny memiliki penyakit jantung
yang minim untuk kesembuhannya dan membutuhkan biaya operasi yang cukup besar.
Setelah itu suami nyonya sunny pergi dn sampai saat ini belum juga kembali ke
rumah. Akhirnya hanya nyonya sunny dan phily yang bertahan di gubuk tua itu.
Waktu terasa cepat berlalu dan kini
philly sudah beranjak dewasa menjadi gadis yang cantik dan anggun percis
seperti ibunya dulu saat remaja. Philly kini sedang menjalankan study di sebuah
universitas ternama di kota karena dia mendapatkan beasiswa saat SMA dulu.
Nenek sunny merawat philly dengan baik sehingga dia kini menjadi gadis yang
pintar dan cerdas. Setiap harinya nenek sunny selalu bercerita
pengalaman-pengalamannya, menceritakan tentang ibunya dan itu semua menjadikan
motivasi untuk philly supaya bisa menjadi nenek dan ibunya serta dia ingin
membuat neneknya bahagia di masa tuanya. Selasa pagi philly berpamitan kepada
nenek sunny untuk berangkat kuliah. Hal yang berbeda philly rasakan saat
melihat wajah nenek terlihat lebih cerah dan cantik. melihat senyuman manisnya
membuat philly enggan mengalihkan tatapannya dari wajah nenek sunny.
Berbalutkan baju berwarna putih dan dihias dengan sedikit warna gold membuat
nenek sunny terlihat lebih muda. Bunga mawar berwarna putih sudah tertata rapih
di atas meja makan pagi itu . terlihat banyak sekali hidangan makanan kesukaan
philly. Setelah selesai sarapan, philly berangkat kuliah dan mencium kening
serta pipi nenek sunny, tiidak biasannya philly melakukan itu.
Seharian philly berada d
universitas, pukul 3 sore philly pulang ke rumah dengan perasaan rindu kepada
nenek sunny. Pintu tidak terkunci. Wangi bunga mawar yang nenek sunny susun
tadi pagi masih menyengat d sekitar ruangan depan. Sepi ,, sunyi,, tidak
terdengar suara celotehan nenek yang menyuruh philly untuk mengambil roti dan
selai kacang kesukaan nenek sunny. Philly bergegas melangkah menuju kamar nenek
sunny, terlihat nenek sunny yang sedang tertidur di atas ranjang dengan
senyuman di bibirnya yang sangat cantik menunjukan kebahagiaan yang mendalam
yang dia rasakan. Philly memegang tangan nenek sunny, dia terkejut dengan kulit
lembut nenek sunny yang terasa sangatlah dingin , dia memegang leher nenek
sunny. Tidak ada denyut nadi di lehernya. Dia memandang wajah nenek sunny dan
merasa tak percaya. Nenek sunny kini meninggal dunia, dia telah pergi jauh
bersama ayah dan ibunya d surga. Hati philly tak terima , jeritan dalam hatinya
semakin keras melihat wajah nenek sunny yang merawatnya sejak kecil hingga
sekarang.pepatah darinya, semangatnya, senyumannya masih terasa ada di dalam
pikiran philly, philly tak sanggup menahan air matanya. Menangis dalam pelukan
nenek sunny untuk terakhir kalinya adalah hal yang paling pahit dalam hidup
philly. Pertanyaan dalam hatinya “mengapa Tuhan menjemput semua orang yang
philly sayang?”. Entah pada siapa lgi philly harus mengadu, entah pada siapa
lagi kini philly harus bersandar saat dia merasakan kerinduan pada kedua orang
tuanya. Philly kini hanya bisa menangis.
Setelah nenek sunny meninggal, kini
hanya philly yang menempati rumah tua ini. kehadiran nenek sunny yang membuat
rumah ini terasa indah dan hangat kini telah tiada. Betapa philly merasa sangat
terpuruk dengan kejadian ini semua. Philly tak sanggup untuk hidup sendiri
tanpa dukungan siapa pun d sisinya kini. Philly butuh kehangatan kasih sayang
seseorang. Semua hal itu berhasil membuat philly terparuk dan entah kapan dia
bisa bangkit kembali. Kuliah philly pun entah bagaimana lagi kelanjutannya,
philly merasa tidak bersemangat untuk melanjutkan kuliahnya.merasa bosan dan
suntuk berada di rumah , philly memutuskan untuk pergi ke taman di kota untuk
sedikit melepaskan beban dalam pikirannya. Celana jins berwarna hitam dan jaket
parasit berwarna ungu yang temani dia hari itu. dengan sebuah buku catatan
berwarna biru muda yang philly dapat dari nenek sunny dulu. Berjalan dengan
penuh tatapan kosong , philly merasakan kehampaan yang sangat mendalam saat
ini. disaat philly menuju taman , terlihat seorang kake kake tua yang terlihat
sedang kesusahan oleh barang0barang bawaannya. Philly mendekati lelaki tua itu
lalu membantunya memasukan barang-barang k dalam mobil .
“terimakasih nhak.. kau sungguh
sempurna. Kau baik dan cantik” dengan tersenyum kake itu kepada philly
“iya kake, sama-sama. Apa ada lagi
barang yang lain yang bisa aku ambilkan?”
“tidak ada nhak .. siapa namamu
gadis cantik”
“nama panggilanku phiily ke.”
“oh iya philly.. nama yang cantik ..
bagaimana kalau kau ikut dengan ku untuk mengobrol, sepertinya kau sedang
bersedih. Apa kau keberatan?”
“tidak kek tentu saya tidak
keberatan. Tapi apa saya boleh untuk datang ke rumah kake?”
“tidak akan ada yang melarang gadis
decantik kamu untuk datang ke rumah ku nhak .. ayo sepertinya sudah mulai
mendung dan sepertinya hendak turun hujan. Ayo masuk k dalam mobilku nhak”
Akhirnya philly pun ikut dengan
seorang kake tua yang baru dia kenalnya di taman sore itu. philly merasa aneh.
Tidak biasanya dia bisa seakrab ini dengan seseorang yang baru dia kenal. Dia
merasakan hal yang berbeda saat bertemu dengan kake itu. kesedihannya karena
ditinggalkan oleh nenek sunny tidak terlalu berat dia rasakan. Dia merasa
nyaman saat bersama kake tua yang dia tidak tau namanya itu. perjalanan yang
cukup jauh dan menghabiskan banyak waktu itu membuat philly tertidur di mobil
mewah milik kake itu.
“philly ,, ayo bangun nhak. Kita
sudah sampai” sambil mengguncang badan philly, kake membangunkannya
Masih dalam keadaan setengah
terbangun dari tidurnya, philly keluar dari mobil. dia terkejut melihat rumah
yang besar bak istana kerajaan di suatu negeri dongeng. Kake itu seseorang yang
kaya raya. Disana philly tertegun melihat rumah kake tua itu. dia membayangkan
suatu hal. Andaikan philly bisa membelikan rumah sebesar ini untuk nenek sunny
mungkin dia akan merasakan kebahagiaan di masa tuanya sebelum dia menemui tuhan
di surga. Tak sadar, philly meneteskan air mata mengingat penyesalannya karena
tak memberikan waktu yang terindah di saat-saat terakhir nenek sunny
“apa kau baik-baik saja philly? Sepertinya
kau menangis.”kake menegur philly
“oh iya kek , aku tak apa-apa.”
Philly memberikan senyum manisnya dan menghapus air mata yang ada di pipinya
“rumah kake besar sekali. Pasti
bahagia memiliki rumah sebesar ini. berbeda jauh dengan rumahku yang hanyalah
sebuah gubuk tua kecil yang pengaph.”
Kake hanya tersenyum melihat
celotehan philly yang bagaikan sesosok anak kecil yang melihat rumah mainan
besar. Kake mengajak philly untuk masuk
ke dalam rumahnya. Terlihat di depan pintu terdapat papan kayu yang bertuliskan
“Mr.Stuard jounsan”. Oh kake tua itu ternyata bernama Stuard. Sepertinya kake
ini juga campuran antara inggris dan jepang. Pintu depan yang besar berwarna
coklat classic yang membuat rumah ini terlihat mewah meskipun belum melihat ke
dalamnya. Di dalam banyak interior-interior serta barang-barang mewah yang bisa
membuat mata ini tak bosan bosannya untuk menjelajah semua sudut-sudut rumah
kake ini. kake mengajak ku ke sebuah ruangan yang sepertinya digunakan sebagai
ruangan keluarga. Ruangan ini membuat ku merasa nyaman dan tak ingin pergi dari
ruangan itu. tidak lama terdengar keras suara seseorang yang menutup pintu.
Nada derap langkah kakinya membuat kake stuard berdiri dari tempat duduknya.
“darimana saja kau kake tua?” dengan
tatapan kasarnya pria itu bertanya pada kake.
“Apa dulu aku tak mengajarkanmu
sebuah kesopanan tuan? Kau tak mengerti kata pemirsi atau pun tak mengerti
berbicara dengan nada yang pelan? Aku tadi pergi ke taman untuk menghilangkan
beban ku karena mengurusmu. Lalu aku bertemu dengan seorang gadis cantik dan
baik yang membantuku. Andai dia cucu kandungku. Dan bukan dirimu cucuku”
“haha .. siapa yang mau menjadi cucu
seorang kake tua bangka sepertimu tuan Stuard Jounsan?? Tentu saja aku tidak.
Silahkan lanjutkan obrolanmu dengan gadis cantikmu itu.!”
philly hanya bisa menatap dengan
wajah kesal kepada pria berwajah sombong dan keras kepala itu. apa dia tidak
memiliki hati dan perasaan? Betpa kejamnya dia berkata kasar kepada kake stuard
yang sudah mngurusnya.
“kake.. kau baik-baik saja?”
“aku tentu baik-baik saja philly.
Ini sudah menjadi santapan ku setiap harinya. Kau tak perlu khawatir. Philly,
apa ada yang mau kau ceritakan padaku. Sepertinya kecerahan wajahmu tertutup
oleh sesuatu yang membuatmu sedih. Benarkah itu nhak?”
“iya kek, aku sedang bersedih. Nenek
ku yang sudah mengurus ku sejak kecil. Selasa lalu meninggal dunia, dia terkena
penyakit jantung yang cukup parah. Kini aku merasakan kesepian dan merasa tak
ada yang menyayangiku lagi.”
“kedua orang tua mu kemana philly?”
“kedua orang tua ku sudah meninggal
arena kecelakaan tragis sebuah pesawat beberapa tahun yang lalu. Aku kehilangan
semua orang-orang yang aku sayang kek.”
philly melihat foto-foto yang
terpampang di atas sebuah tungku dan philly pun terus menceritakan kejadian
yang sedang philly alami. Tiba-tiba philly terpaku melihat suatu foto seorang gadis dalam rangkulan tangan kake
stuard yang mesra di sebuah kursi taman. Gadis itu menyunggingkan senyum yang
manis dan menunjukkan perasaan nyaman berada di sisi kake stuard. Wanita cantik
itu adalah nenek sunny. philly masih ingat bagaimana wajah nenek sunny saat
muda karena nenek sunny pernah menunjukkan beberapa fotonya dulu. Apa kake tua yang
sedang duduk di belakang philly adalah kake kandungnya. Yang meninggalkan
philly dan nenek sunny di saat dalam keadaan yang menyeramkan untuk setiap
orang yang mendengarnya. philly benci sekali dengan suami nenek sunny yang tega
meninggalkan nenek sunny hanya karena nenek sunny mengidap penyakit jantung. Philly
membalikkan badan dan bertanya pada kake stuard.
“ke, siapa gadis yang kau rangkul di
dalam foto ini?”
Kake mulai menghampiriku dan mencoba
melihat foto yang aku tanyakan padanya.
“oh ini sunny. Dia dulu adalah
istriku. Dulu aku meninggalakannya karena mengetahui dia memiliki penyakit
jantung”
“betapa tega kau meninggalkannya
sendirian sedangkan kau bersenang-senang, nenek sunny itu nenek ku yang merawat
aku dari kecil. Sejak kecil hingga kini dewasa aku membencimu tuan stuarddd”
Aku lari pergi dan ingin menjauh
dari dia. Aku benci padanya tuhan , jauhkan dia dari hidupku. Tapi ketika
philly hendak keluar dari ruangan hangat yang dihias senyaman mungkin , kake
stuard menarik tangannya dan memberikan tatapan agar philly diam sejenak dan
mendengarkan penjelasan darinya.
“apa sunny sudah benar-benar
meninggal philly?” dengan nada yang lemah kake stuard bertanya pada philly.
Dengan berlinangan air mta philly menjawab pertanyaan kake.
“iya ke, selasa lalu nenek sunny
meninggal. Dia pergi bersama ayah dan ibu di surga. Di saat dia pergi dia
memberikan senyuman terakhuirnya yang manis sekali, dia berikan ku pelukan
hangat yang kini aku tak bisa lagi rasakan lagi. Aku sungguh menyayangi mereka
ke. Tapi mereka kini tinggalkan aku”
Kake stuard terrenyuh mendengar
cerita philly lalu kake memeluk philly dan membiarkan philly membasahi
sweaternya dengan air mata philly.
“oh maafkan aku cucuku. Dulu aku
meninggalkanmu dan sunny karena aku tak kuasa untuk kehilangan sunny kelak
nanti. Aku sangat menyayanginya maka aku memutuskan untuk pergi. Maafkan aku
nhak”
Setelah philly mengetahui bahwa tuan
stuard adalah kakenya maka kakenya pun meminta philly untuk tinggal bersama
kake stuard dan cucu angkatnya , ronald jounsan. Beberapa minggu philly tinggal
di rumah mewah itu. philly sering melihat ronald dan kake stuard bertengkar.
Masalah kecil pun di besar0besarkan oleh mereka. Rumah ini bak neraka untuk
philly. Philly merasa puas karena keinginannya semua bisa dipenuhi oleh kake
stuard secara ekonomi. Tapi secara perasaan dan kasih sayang, kake stuard tidak
bisa memenuhinya sama seperti nenek sunny. Philly hanya bisa bersabar dan
menanti semoga kake stuard mengerti apa yang di inginkan philly sebenarnya.
Bisnis yang dijalani dan dibangun
kakae stuard bersama ronald kini semakin menurun dan bahkan bangkrut. Rumah dan
semua harta kake stuard di sita karena menumpuknya hutang kepada sebuah perusahaab.
Akhirnya philly mengajak kake stuard dan ronald untuk tinggal di gubuk kecilnya
dulu saat bersama nenek sunny.
Kaki philly melangkah perlahan dan
sedih melihat keadaan rumah kenangannya bersama nenek philly kiini tak terawat
dan terlihat menyeramkan. Philly membuka pagar putih yang kini dilapisi dengan
debu yang sangat tebal. Kake stuard dan ronald terkejut melihat keadaan rumah
philly yang sangat mengenaskan. Kunci rumah yang diberikan hiasan gantungan
pohon natal yang nenek sunny beli untuk phily masih terlihat baru dan antik.
Pintu terbuka dengan suara decitan yang sangat keras karena karat yang kini
semakin meluas.tercium wangi harum mawar yang masih tetap hidup di sebuah vas
bunga. Aneh. Bunga itu tetap hidup dan bahkan semakin indah. Semua
kenangan-kenangan nenek sunny bersama philly masih teringat di pikiran philly.
Philly, kake stuard dan ronald mulai membersihkan ruangan-ruangan di dalam
rumah dan taman belakang rumah philly. Beberapa bulan mereka tinggal di sana
dan membuat rumah itu hangat kembali dengan penuh kasih sayang.gubuk tua
membuat banyak perubahan diantara mereka. Kini ronald tidak manja dan kasar
lagi setelah mendengar ceritaku saat bersama nenek sunny. Kake stuard pun
sering mengunjungi nenek sunny dengan membawakan mawar putih kesukaan nenek
sunny. Philly kini mengerti tentang kehidupan ini. hidup tak bermakna jika
hanya di isi dengan harta tapi jika kita mengisi semua dengan tulus kasih
sayang hidup terasa hangat dan berarti adanya.
“nenek sunny... terimakasih kau
telah merawat ku sejak kecil. Tunggu aku di surga nek.. aku akan menemuimu,
ayah , dan ibu di sana. Aku merasakan kehangatan di rumah bersama kake stuard
dan ronald. Semoga kau bisa melihatnya dan tersenyum di surga. Aku menyayangimu
nek”
Philly mendekap nisan nenek sunny
sambil tersenyum bahagia.
mantap royyy :)
BalasHapustrus kembangkan karya mu y bray, moga sukses :)