Semua orang pasti mempunyai takdir cinta masing –masing
,walau selalu akan mengalami kegagalan dalam
percintaan.semua orang pasti pernah mengalami jatuh cinta ,tidak hanya orang
dewasa anak kecil pun sudah mengenal masa-masa pacaran
cinta,cinta,
dan cinta
Aku mempunyai
rasa yang tak seharusnya ku rasakan sebagai seorang pria. Biarkan orang percaya
atau engga,dan terserah juga orang maw bilang apa tentang aku dan hidupku ini.
aku hanya bisa berjalan mengikuti alur cerita yang sebenarnya aku tak inginkan
menjadi tokoh ini. seorang pria tampan yang memiliki perasaan seperti pria
jantan dan bisa merasakan sebagai wanita.
Mungkin Tuhan
mentakdirkanku seperti ini ,kadang aku sendiri menyesal kan hal yang terjadi
padaku , mengapa ku harus seperti ini ?
aku sadari aku seorang pria yang seharusnya bisa seperti pria remaja yang lain
dan bukan menjadi seorang pria yang lemah gemulai dan dihina setiap teman-teman
yang mengenalku. Aku mencoba tak terlihat sedih dan marah akan semua cacian
mereka. Aku hanya tertawa dan tersenyum mendengar celotehan mereka yang
menghina tentang diriku “pria bertingkah laku wanita”. Mereka berpikir aku
seperti itu, meskipun memang kenyataan begitu , tetapi sebenarnya aku tak
inginkan menjadi pria seperti itu. aku hanya inginkan menjadi lelaki normal
yang jantan dan memiliki wanita yang dipanggil sebagai "kekasih". Takdir ini berpengaruh besar pada
perjalanan rasa cintaku. Akan ku ceritakan semua di selembar kertas dengan
sebuah tinta hitam yang pekat ini.
Aku memiliki tubuh seorang pria yang
seharusnya memiliki ketertarikan kepada lawan jenisku yaitu wanita. Banyak
wanita cantik di sekitarku yang menjadi teman ku. Tapi mereka berteman denganku
bukan karena aku pujaan semua wanita tapi karena aku pria yang bertingkah laku
hampir sama dengan mereka. Terkadang aku tertarik pada salah satu dari mereka
tapi perasaan itu tak akan lama. Dan hal yang semakin tidak wajar lagi, jika
aku melihat pria gagah, tampan dan menawan, rasa cinta dan suka terkadang timbul
dari dalam hatiku. Aku tak menyadari hal itu terjadi pada diriku ini. ini tak sepantasnya aku rasakan.
Aku sama dengan pria itu , memiliki tubuh yang sama, tapi mengapa aku bisa
merasakan cinta pada pria lagi? Terkadang aku ikut dengan teman-teman wanitaku yang mempunyai
hobi menongkrong di depan kelas dan melihat pria-pria yang ada di sekolah dan
mencari yang memiliki paras menarik untuk mereka. Aku juga lakukan hal yang
sama bersama mereka. Dan aku merasa senang melihat pria-pria tampan yang ada di
sekolah. Teman-teman wanita ku senang dengan pria pilihan ku setiap ada di
depan kelas.
Suatu hari ada seorang pria yang
sangat tampan dan menaklukan hatiku. Aku seorang pria pun takluk apalagi
teman-temanku. Pria itu bernama Rendi. Dia anak kelas X D jurusan Pariwisata di
SMK ku. Aku memanggil teman dekatku bernama Sinta yang ada di dalam kelas.
“nta.. sini deh.. liat ada cowo cakep
tuh.. ayo cepet”
“mana ? mana?” sinta berlari dari
dalam kelas dan menghampiriku
“itu tuh yang pake sepatu item ada
corak birunya terus pake jam tangan”
“iih bener.. cakep banget ih .. kamu
tau ga namanya ? pasti tau deh”
“ahaha iya dong. Itu kan mantan aku
hehe. Itu namanya Rendi kelas Xd parwis”
“euh kamu. Mintain nomer hpnya dong”
“iya iya”
Dengan tampang seolah aku ini pria
jantan, aku menghampiri rendi dan meminta nomer handphonenya dengan alasan
untuk suatu keperluan. Saat ku hendak masuk ke kelas. Aku berpikir untuk
menguji hati ini. sinta tak tau nomer handphoneku. Aku akan memberikan nomer ku kepada sinta dan mengaku
sebagai rendi dan aku sms rendi dengan nomer yang
lain dan mengaku sebagai sinta. Rasa suka ku lebih besar terhadap Sinta atau
mungkin Rendi? Aku memberikan nomer handphone ku kepada sinta dan seolah-olah
itu nomer rendi
Setelah jam pulang sekolah, aku
bergegas pulang dan jalankan rencanaku itu. handphoneku bergetar. Aku membuka
pesan tersebut. Ternyata pesan itu dari sinta. Dia menyapaku dan aku
meresponsnya seolah aku ini rendi. Pria tampan yang di idam-idam kan sinta. Sinta begitu perhatian dan
aku mulai menyukai dia dengan semua perhatiannya. Aku membuka selembar kertas
yang ada di saku celanaku. Ternyata itu nomer rendi yang aku dapat pada jam
istirahat tadi. Aku mengirimkan sms itu seolah aku ini sinta. Rendi begitu
ramah dan memanjakan aku. Aku merasa nyaman saat sedang berbalas sms dengan
rendi. Aku belum bisa memastikan tentang diriku dalam sehari ini. aku terus
membohongi mereka salam waktu satu bulan ini. ternyata aku lebih menyayangi
sinta daripada rendi. Aku terpesona oleh cantik menawan dan lembut kasih sayang
sinta. Aku mulai berubah meski dengan sebuah kebohongan. Aku mencoba mendekati
sinta dan jujur tentang semua ini. sinta sedang asyik mengobrol dengan
teman-teman dekatnya. sepertinya ia menceritakan soal rendi yang sebenarnya itu
aku. aku memanggil sinta untuk duduk di kursi sebelah ku. aku menarik nafas
panjang dan menjelaskan kepada sinta. aku kira sinta akan membalas rasa sayang
ku, ternyata tidak. dia hanya tertawa dan menghina ku. sejak saat itu, dia tak
mau lagi bertanya bahkan dekat denganku. aku ingat perkataannya saat itu
"hah? jadi yang slama ini sms aku itu kamu? ya ampun tega banget
sih kamu! aku tuh ga suka sama kamu! liat penampilan kamu sekarang. REMPONG
tauu!"
perkataan sinta itu sungguh membuat aku terluka dan sejak saat itu aku
merubah semua dalam diriku. tekad dalam hatiku sungguh besar. aku tak ingin
terus menerus menjadi hinaan orang. aku merubah penampilan, cara berjalan
bahkan berbicara. dengan usaha yang cukup kuat dan terus menerus. aku bisa
merubah diriku menjadi seorang pria gagah dan jantan. bukan lagi menjadi pria
lemah gemulai hinaan mereka. kini setiap ke sekolah aku membawa motor ninja
biru yang tidak pernah di pakai ayah ku sejak lama untuk memperlengkap
penampilan ku nanti. tak ada lagi rasa kewanitaan dalam diriku kini.
saat
tiba di sekolah , sinta melihat perubahan drastis padaku. aku hanya tersenyum
saat dia terpesona melihatku dan penampilan ku kini. aku begitu percaya diri.
diriku bak seorang raja tampan yang baru datang dari kerajaan ke sebuah desa
dengan banyak wanita yang tiada henti menatapku dari ujung rambut hingga kaki.
aku membawa helm dan masuk ke dalam ruangan kelas. dari tempat parkir hingga
ruangan kelas banyak wanita yang memperhatikanku dan terpesona dengan
penampilan ku saat ini. saat di ruangan kelas sinta mendekatiku dan bertanya
padaku.
"
hey, nomer hp kamu masih yang itu kan?"
aku hanya menjawab dengan senyuman yang membuat
sinta tersipu dan terpesona. Sejak saat itu sinta sering sms ku dan lama
kelamaan kita menjalin hubungan yang lebih dari teman. Dan Rendi. Aku dan dia
menjadi sahabat dekat yang sering nongkrong bersama. Kini tuhan tlah berikan ku sebuah perubahan.
Aku merasa bahagia tak menjadi bahan hinaan para teman-temanku baik pria
ataupun wanita. Ternyata cintaku tetap untuk seorang wanita. Kepastian yang
menyenangkan yang kudapat bukan suatu kepastian yang menyakitkan. My love for a
woman not for man .. :D
Tidak ada komentar:
Posting Komentar