Kamis, 27 Oktober 2011

Love Man or Woman


Semua orang pasti mempunyai takdir cinta masing –masing ,walau  selalu  akan mengalami kegagalan dalam percintaan.semua orang pasti pernah mengalami jatuh cinta ,tidak hanya orang dewasa anak kecil pun sudah mengenal masa-masa pacaran
cinta,cinta, dan cinta
Aku mempunyai rasa yang tak seharusnya ku rasakan sebagai seorang pria. Biarkan orang percaya atau engga,dan terserah juga orang maw bilang apa tentang aku dan hidupku ini. aku hanya bisa berjalan mengikuti alur cerita yang sebenarnya aku tak inginkan menjadi tokoh ini. seorang pria tampan yang memiliki perasaan seperti pria jantan dan bisa merasakan sebagai wanita.
Mungkin Tuhan mentakdirkanku seperti ini ,kadang aku sendiri menyesal kan hal yang terjadi padaku , mengapa ku harus  seperti ini ? aku sadari aku seorang pria yang seharusnya bisa seperti pria remaja yang lain dan bukan menjadi seorang pria yang lemah gemulai dan dihina setiap teman-teman yang mengenalku. Aku mencoba tak terlihat sedih dan marah akan semua cacian mereka. Aku hanya tertawa dan tersenyum mendengar celotehan mereka yang menghina tentang diriku “pria bertingkah laku wanita”. Mereka berpikir aku seperti itu, meskipun memang kenyataan begitu , tetapi sebenarnya aku tak inginkan menjadi pria seperti itu. aku hanya inginkan menjadi lelaki normal yang jantan dan memiliki wanita yang dipanggil sebagai  "kekasih". Takdir ini berpengaruh besar pada perjalanan rasa cintaku. Akan ku ceritakan semua di selembar kertas dengan sebuah tinta hitam yang pekat ini.
          Aku memiliki tubuh seorang pria yang seharusnya memiliki ketertarikan kepada lawan jenisku yaitu wanita. Banyak wanita cantik di sekitarku yang menjadi teman ku. Tapi mereka berteman denganku bukan karena aku pujaan semua wanita tapi karena aku pria yang bertingkah laku hampir sama dengan mereka. Terkadang aku tertarik pada salah satu dari mereka tapi perasaan itu tak akan lama. Dan hal yang semakin tidak wajar lagi, jika aku melihat pria gagah, tampan dan menawan, rasa cinta dan suka terkadang timbul dari dalam hatiku. Aku tak menyadari hal itu terjadi pada diriku ini. ini tak sepantasnya aku rasakan. Aku sama dengan pria itu , memiliki tubuh yang sama, tapi mengapa aku bisa merasakan cinta pada pria lagi? Terkadang aku ikut dengan teman-teman wanitaku yang mempunyai hobi menongkrong di depan kelas dan melihat pria-pria yang ada di sekolah dan mencari yang memiliki paras menarik untuk mereka. Aku juga lakukan hal yang sama bersama mereka. Dan aku merasa senang melihat pria-pria tampan yang ada di sekolah. Teman-teman wanita ku senang dengan pria pilihan ku setiap ada di depan kelas.
          Suatu hari ada seorang pria yang sangat tampan dan menaklukan hatiku. Aku seorang pria pun takluk apalagi teman-temanku. Pria itu bernama Rendi. Dia anak kelas X D jurusan Pariwisata di SMK ku. Aku memanggil teman dekatku bernama Sinta yang ada di dalam kelas.
          “nta.. sini deh.. liat ada cowo cakep tuh.. ayo cepet”
          “mana ? mana?” sinta berlari dari dalam kelas dan menghampiriku
          “itu tuh yang pake sepatu item ada corak birunya terus pake jam tangan”
          “iih bener.. cakep banget ih .. kamu tau ga namanya ? pasti tau deh”
          “ahaha iya dong. Itu kan mantan aku hehe. Itu namanya Rendi kelas Xd parwis”
          “euh kamu. Mintain nomer hpnya dong”
          “iya iya”
          Dengan tampang seolah aku ini pria jantan, aku menghampiri rendi dan meminta nomer handphonenya dengan alasan untuk suatu keperluan. Saat ku hendak masuk ke kelas. Aku berpikir untuk menguji hati ini. sinta tak tau nomer handphoneku. Aku akan memberikan nomer ku kepada sinta dan mengaku sebagai rendi dan aku  sms rendi dengan nomer yang lain dan mengaku sebagai sinta. Rasa suka ku lebih besar terhadap Sinta atau mungkin Rendi? Aku memberikan nomer handphone ku kepada sinta dan seolah-olah itu nomer rendi
          Setelah jam pulang sekolah, aku bergegas pulang dan jalankan rencanaku itu. handphoneku bergetar. Aku membuka pesan tersebut. Ternyata pesan itu dari sinta. Dia menyapaku dan aku meresponsnya seolah aku ini rendi. Pria tampan yang di idam-idam kan sinta. Sinta begitu perhatian dan aku mulai menyukai dia dengan semua perhatiannya. Aku membuka selembar kertas yang ada di saku celanaku. Ternyata itu nomer rendi yang aku dapat pada jam istirahat tadi. Aku mengirimkan sms itu seolah aku ini sinta. Rendi begitu ramah dan memanjakan aku. Aku merasa nyaman saat sedang berbalas sms dengan rendi. Aku belum bisa memastikan tentang diriku dalam sehari ini. aku terus membohongi mereka salam waktu satu bulan ini. ternyata aku lebih menyayangi sinta daripada rendi. Aku terpesona oleh cantik menawan dan lembut kasih sayang sinta. Aku mulai berubah meski dengan sebuah kebohongan. Aku mencoba mendekati sinta dan jujur tentang semua ini. sinta sedang asyik mengobrol dengan teman-teman dekatnya. sepertinya ia menceritakan soal rendi yang sebenarnya itu aku. aku memanggil sinta untuk duduk di kursi sebelah ku. aku menarik nafas panjang dan menjelaskan kepada sinta. aku kira sinta akan membalas rasa sayang ku, ternyata tidak. dia hanya tertawa dan menghina ku. sejak saat itu, dia tak mau lagi bertanya bahkan dekat denganku. aku ingat perkataannya saat itu
   "hah? jadi yang slama ini sms aku itu kamu? ya ampun tega banget sih kamu! aku tuh ga suka sama kamu! liat penampilan kamu sekarang. REMPONG tauu!"
     perkataan sinta itu sungguh membuat aku terluka dan sejak saat itu aku merubah semua dalam diriku. tekad dalam hatiku sungguh besar. aku tak ingin terus menerus menjadi hinaan orang. aku merubah penampilan, cara berjalan bahkan berbicara. dengan usaha yang cukup kuat dan terus menerus. aku bisa merubah diriku menjadi seorang pria gagah dan jantan. bukan lagi menjadi pria lemah gemulai hinaan mereka. kini setiap ke sekolah aku membawa motor ninja biru yang tidak pernah di pakai ayah ku sejak lama untuk memperlengkap penampilan ku nanti. tak ada lagi rasa kewanitaan dalam diriku kini.
    saat tiba di sekolah , sinta melihat perubahan drastis padaku. aku hanya tersenyum saat dia terpesona melihatku dan penampilan ku kini. aku begitu percaya diri. diriku bak seorang raja tampan yang baru datang dari kerajaan ke sebuah desa dengan banyak wanita yang tiada henti menatapku dari ujung rambut hingga kaki. aku membawa helm dan masuk ke dalam ruangan kelas. dari tempat parkir hingga ruangan kelas banyak wanita yang memperhatikanku dan terpesona dengan penampilan ku saat ini. saat di ruangan kelas sinta mendekatiku dan bertanya padaku.
     " hey, nomer hp kamu masih yang itu kan?"
aku hanya menjawab dengan senyuman yang membuat sinta tersipu dan terpesona. Sejak saat itu sinta sering sms ku dan lama kelamaan kita menjalin hubungan yang lebih dari teman. Dan Rendi. Aku dan dia menjadi sahabat dekat yang sering nongkrong bersama.  Kini tuhan tlah berikan ku sebuah perubahan. Aku merasa bahagia tak menjadi bahan hinaan para teman-temanku baik pria ataupun wanita. Ternyata cintaku tetap untuk seorang wanita. Kepastian yang menyenangkan yang kudapat bukan suatu kepastian yang menyakitkan. My love for a woman not for man .. :D   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar